Mengenal Initial Exchange Offering (IEO) dan Apa Bedanya Dengan ICO

Pernakah anda mendengar mengenai istilah Intial Exchange Offering (IEO) ? serta apa saja keuntungannya bagi berbagai pihak, dan bagaimana cara berpartisipasi di dalamnya? Apa bedanya dengan ICO ?

 

Baca Juga :Mengenal Vexanium : Indonesia Public Blockchain

Media utama penggalangan dana untuk proyek-proyek blockchain adalah Initial Coin Offering (ICO). Sejak Penawaran Koin pada awal tahun pertama 2013 oleh Mastercoin, telah dilakukan ratusan ICO. Pada intinya, ICO berputar di sekitar developer project yang mengumpulkan kontribusi investasi (atau spekulasi) dari komunitas (atau user) berdenominasi Ether (atau cryptocurrency lainnya), dan developer mengeluarkan token dari produknya. Interaksi antara investor (pembeli ICO) dan developer dilakukan melalui smart contract.

Initial Exchange Offering

Initial Exchange Offering (IEO) membutuhkan satu atau beberapa exchange yang bekerjasama dengan pihak developer project blockchain. Developer project akan mencetak token dan mengirimkannya ke exchange yang kemudian menjual token kepada investor dan menerima pembayaran dalam Ether.

Baca juga : STO Vs ICO

Kontrak yang ditemukan secara tradisional di ICO juga dapat digunakan dalam IEO, kondisi ini termasuk membatasi kontribusi per individu dan memiliki harga tetap per token.

Dari perspektif kontributor / investor crypto / peserta IEO, mereka tidak lagi mengirim Ether ke alamat Smart Contract yang mengatur ICO, tetapi setiap peserta IEO harus membuat akun di exchange dan mengirim ETH (atau crypto lain yang diterima) ke akun ini. Ketika IEO dimulai, peserta dapat membeli token langsung dari exchange / bursa.

Mengapa Lebih Memilih IEO dari ICO?

Mengingat ada begitu banyak ICO, mengapa tim harus melakukan penggalangan dana dengan cara berbeda? Ada beberapa keuntungan yang diberikan dengan melakukan IEO, termasuk:

  • Mendapatkan pengguna exchange yang ada untuk mendapatkan kontribusi untuk IEO.
  • Mencegah “gas war” antara peserta / pembeli IEO, dengan asumsi exchange bukanlah jenis exchange decentralize (sampai saat ini belum ada IEO dilakukan pada decentralized exchange).
  • Secara signifikan lebih sulit bagi para scammer untuk menipu kontributor yang tahu bahwa mereka hanya dapat membeli token dari bursa.
  • Berfungsi sebagai vote of confidence dari exchange dan sponsor, yang harus melakukan uji coba sendiri pada proyek pengembang
  • Melakukan listing (tokennya mulai dipedagangkan) di bursa/exchange di mana IEO telah dilakukan adalah langkah yang harus dilakukan berikutnya.

Bagaimana cara berpartisipasi dalam IEO?

Secara umum, langkah-langkah untuk berpartisipasi dalam IEO dimulai dengan memeriksa apakah proyek blockchain yang ingin Anda lakukan crowdfund memang membutuhkan IEO. Setelah itu, Anda harus:

  • Mencari tahu exchange mana yang menjadi hosting IEO. Mungkin ada lebih dari satu exchange yang berpartisipasi.
  • Mendaftar (sign up) untuk akun di exchange dengan melewati prosedur whitelisting dan KYC (Know Your Customer). Biasanya akan ada koordinasi / meeting dengan exchange tersebut di setiap tahap penting IEO.
  • Periksa cryptocurrency apa yang akan diterima selama IEO untuk mengisi akun Anda/
  • Tunggu dimulainya IEO supaya partisipan bisa membeli token Anda

Apa Keuntungan IEO Untuk Exchange ?

Menjalankan bisnis exchange bukan hanya mendapatkan profit dari trading fee saja, tetapi dengan meningkatnya persaingan untuk mendapatkan pengguna, maka exchange mulai memfasilitasi IEO. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang didapatkan oleh exchange dalam memfasilitasi IEO:

  • IEO atau biaya pendaftaran. Ini dapat bervariasi cukup signifikan antara bursa.
  • Masuknya pengguna baru dan deposit mereka. Beberapa dari pengguna baru ini pada akhirnya bisa menjadi pengguna exchange yang loyal.
  • Pemasaran bersama antara developer project dengan exchange.

Sumber : Traceto.io

 

Baca Juga Informasi Lainnya Tentang Belajar Blockchain

Tips Startup Crypto di Era Initial Exchange Offering (IEO)

 

Untuk Mengedukasi Mass Market, Anda Harus Membangun Killer App – Bekraf di Blockjakarta 2019

Apa itu ICO (Initial Coin Offering)?

 

 

Related articles

survey Bitcoin

Mengenal Tiga Jenis Token Cryptocurrency Yang Dikeluarkan Perusahaan Blockchain

  Mengingat ada lebih dari 2.000 cryptocurrency di pasar saat ini, rata-rata investor blockchain menghadapi kebingungan dengan banyaknya pilihan. Walaupun terlihat banyak pilihan, tetapi hampir semua cryptocurrency jatuh ke dalam salah satu dari tiga kategori token: currency, utility, atau investment. Setiap kelompok memerlukan aturan dan peraturan yang berbeda untuk memastikan penerbitan dan pertukaran mereka di […]

halving bitcoin

Penelitian Mengungkapkan Halving Crypto Tidak Mempengaruhi Harga

Penelitian baru dari start-up crypto yang berbasis di Seattle, Strix Leviathan bertentangan dengan narasi bahwa proses halving Bitcoin yang akan datang akan berdampak besar pada harga cryptocurrency terkemuka. Proses Bitcoin halving pada Mei 2020 akan memangkas penghasilan yang didapat para penambang / miner dari membantu mengamankan network Bitcoin, tetapi menurut laporan baru, trader seharusnya tidak […]

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *