Blockchain dan Crypto Indonesia

Apakah Decentralized Finance Lebih Besar Daripada Bitcoin ? Simak Pendapat 3 Ahli Berikut

Di universe cryptocurrency, Bitcoin adalah raja, tetapi decentralized finance atau DeFi tampak semakin menguat, yang berarti sebagai asset class, crypto terus berkembang. Semakin banyak kategori-kategori baru yang muncul selain Bitcoin dan Ethereum.

Decentralized Finance berarti merupakan kategori layanan finansial yang baru yang memungkinkan trading, pinjaman, interest account dan lainnya menggunakan public blockchain dan aset kripto daripada menggunakan layanan finansial tradisional, sistem DeFi menghilangkan middleman yang biasa ada dalam intermediasi perbankan, dengan hilangnya middleman berarti operasional layanan finansial akan beli lebih murah, lebih cepat, 24/7, tidak ada paperwork minimum, transparan dan auditability.

Contoh decentralized finance adalah Aave, Compound, Loopspring, Maker, Uniswap, kalau di Indonesia platform Vexanium memiliki Vyndao (loan & stablecoin) , Vexswap (DEX Automated Market Maker), Unydex.

Bank Of America tentang DeFi

Bank of America berpendapat bahwa decentralized Finance memiliki potensi lebih besar daripada Bitcoin, di mana argumen utama Bitcoin bukanlah diversifikasi, return yang stabil, atau proteksi inflasi, tetapi kenaikan harga yang tinggi. Tidak ada alasan memegang BTC, kecuali nilainya naik.

Sedangkan DeFi, menurut Bank of America, adalah fundamental challenge yang dihadapi dunia keuangan modern

 

Pantera Capital CEO tentang DeFi

Menurut CEO dari Pantera Capital Dan Morehead, DeFi lebih punya kemungkinan tumbuh 100x di 5 tahun ke depan dibandingkan dengan Bitcoin, karena Bitcoin telah memantabkan dirinya sebagai digital gold dan store of value yang efektif sehingga memiliki upside yang relatif terbatas.

Harga Bitcoin  bisa saja ke 1 Juta USD, tetapi itu adalah ujung kemungkinannya karena itu adalah angka 20 triliun USD, sedangkan seluruh uang di dunia adalah 100 triliun USD.

Sedangkan, DeFi masih bayi dan undervalued jika mempertimbangkan potensinya mendisrupsi sektor finansial sehingga memiliki potensi besar untuk mengalami apresiasi.

 

Tim Draper tentang DeFi

Tim Draper menganggap DeFi sebagai salah satu bagian fintech. Di mana ia melihat fintech banyak mengalami perubahan

Semua DeFi ke depannya akan menjadi jembatan bagi ReFi atau retail finance di mana semua orang menggunakan crypto untuk transaksi pembelian dan crypto akan menjadi bagian penting ekonomi dunia, yang mana didalamnya termasuk Bitcoin dan beberapa crypto besar lainnya.

DeFi menarik  bukan hanya karena bisa melakukan semua yang bisa Anda lakukan dengan uang Anda di bank, tetapi juga bisa melakukan hal yang tidak bisa dilakukan oleh bank seperti micro payments, airdrops, cara – cara baru untuk memindahkan uang antar negara, cara-cara baru untuk merekrut orang dan bekerja sama dengan orang lain, membantu gig economy yang mana sangat kita butuhkan sekarang di era pandemi, DeFi adalah kesempatan besar di mana semua orang harusnya ada di belakangnya. Dengan DeFi Anda juga tidak perlu membayar biaya swipe credit card lagi

Asuransi juga termasuk cakupan dari DeFi, dengan mendesentralisasi asuransi akan sangat mengubah dunia asuransi, Anda perlu menyadari bahwa 80% yang dilakukan pemerintah adalah asuransi, healthcare insurance, wellfare insurance, unemployment insurance, ada banyak macam program asuransi.

 

Selain pendapat 3 ahli di atas, kita juga bisa lihat perbedaan market sizenya.

 

Perbedaan Market Size Store of value VS Derivative

Bitcoin memiliki fungsi paling baik di store of value, karena sifatnya yang scarce atau langka dan kelangkaannya bisa diverifikasi, menjadikannya lebih menarik daripada emas yang kelangkaannya tidak bisa diverifikasi.

Sedangkan salah satu yang didisrupsi decentralized finance, adalah derivative, derivative adalah kontrak antara 2 pihak yang menderive valuenya dari performa underlying asset, index atau entitasnya.

Bagaimana perbedaan market size store of value dibandingkan derivative ? bisa dilihat di visual capitalist

 

 

 

 

 

 

Sedangkan market size derivative :

 

Dalam hal derivative saja, perbedaan market sizenya jauh sekali

Gold : 10,9 Triliun USD

Derivative : 11,6 triliun USD + 558 triliun + 1 quadriliun USD.

Belum termasuk market size dari industri finansial, properti dll. Dan kita tahu industri properti, finansial lain-lain bisa saja menjadi subsektor di decentralized finance.

 

Melihat data dan info di atas, kira-kira VYNDAO, Vexswap, Unydex bisa sebesar apa ya ?

Exit mobile version