Bank Sentral Turki MerIlis Teknologi Blockchain Berbasis Cryptocurency

 

Coffee

Turki berencana untuk memasuki ekosistem crypto dengan mata uang kripto sendiri. Sebagai bagian dari Rencana Pembangunan ke-11 negara itu, bank sentral berencana untuk mengeluarkan bentuk ‘uang digital’ sendiri di blockchain. Turki berencana untuk memasuki ekosistem crypto dengan cryptocurrency sendiri. Sebagai bagian dari Rencana Pembangunan ke-11 negara itu, bank sentralnya berencana untuk mengeluarkan ‘uang digital’ dalam blockchain.

Rencana Pengembangan ke-11 pada tahun 2019-2023, belum lama  ini dirilis di Turki. Satu rencana matang tampaknya telah diabaikan yaitu  komitmen untuk menciptakan ‘uang digital’ melalui teknologi blockchain. Tujuan baru ini sesuai  dengan rencana negara untuk membentuk Istanbul menjadi pusat dari keuangan global

 

Baca juga : Inisiatif bank sentral Asia Tenggara di Teknologi Blockchain

 

Istanbul

Turki Tertarik di Blockchain

Implementasi dari “blockchain berbasis digital money” akan dikeluarkan untuk meningkatkan investasi ke negara lain  dan akan dikendalikan oleh bank sentral. Ketika Lyra Turki terus mengumpulkan kesulitan, dengan kekhawatiran inflasi yang lebih lanjut, pemerintah telah mengambil langkah untuk lebih melindungi aset dan sekumpulan investasinya.

Beberapa Perubahan lain dalam Rencana Pembangunan ke-11 meliputi seperti badan pengatur keuangan yang baru, fokus yang lebih besar pada perjanjian bilateral, melakukan pemeriksaan ulang Sistem Pembayaran Eropa di Turki, dan kebijakan kelompok untuk pengusaha.


Suatu Rencana yang ambisius

Pemerintah Turki tampaknya percaya bahwa dengan memfokuskan pada apa yang disebut ‘uang digital,’ itu akan memungkinkan kerjasama yang lebih besar antara bank sentral dan lainnya. Peluang dari bidang perdagangan diharapkan meningkat  hasilnya. Namun, beberapa bank sentral telah menyatakan keterbukaan dengan mengeluarkan prospek cryptocurrency mereka sendiri. Selain itu, ada ketidakkonsistenan besar di seluruh infrastruktur keuangan dunia yang dapat membuat pemindahan cryptocurrency Turki yang direncanakan akan menjadi sulit.

Hingga saat ini, kami belum mengetahui secara detail kapan tepanya tanggal rilis proyek misterius ini. Namun, sekedar mengingat bahwa Rencana Pembangunan ke-11 berakhir pada tahun 2023, mungkin saat ini kita mengharapkan pilot progam  dan beberapa langkah yang akan di ambli dalam waktu beberapa tahun kedepan. Namun, jika berhasil, Turkish Project dapat menginspirasi central bank lain untuk melakukan hal yang sama.

Dapatkah anda percaya bahwa Turki dapat meningkatkan blockchain dan mata uang buatan mereka untuk mengimbangi kesulitan yang di hadapi Lyra Turki Saat ini?

 

Info Lainnya Tentang Crypto :

Merespon Facebook Libra, Bank Sentral China Ingin Kembangkan Crypto Sendiri

Related articles

Alibaba Bermitra Dengan Perusahaan Software Raksasa Di China Untuk Mempromosikan Pengembangan Blockchain

E-commerce terbesar di China, Alibaba telah menandatangani kerjasama dengan Aerospace Information Co yang merupakan developer dan penyedia software. Perjanjian ini sendiri meliputi kerjasama strategis untuk komputasi cloud, blockchain dan pengembangan layanan teknologi lainnya seperti yang dilaporkan oleh Securities Daily, publikasi finansial China pada 21 Maret. Kedua pihak telah sepakat untuk mengambil keuntungan dari teknologi mereka […]

Craig Wright Dapatkan Hak Cipta Whitepaper dan Kode Original Bitcoin

Pada 20 Mei 2019 yang lalu, Craig Wright mendapatkan hak cipta buku putih (whitepaper) dan kode original pemrograman bitcoin. Setelah mengaku sebagai pencipta dari bitcoin dengan nama samaran Satoshi Nakamoto sejak tahun 2015, Wright terus berupaya membuktikan klaim dan pernyataannya tersebut, salah satunya adalah dengan mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan hak cipta dari bitcoin. Berdasarkan situs resmi […]

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *