Blockchain Adalah

teknologi blockchain vexanium

Blockchain seperti Vexanium blockchain Indonesia adalah sistem database yang memiliki karakter data identik disimpan di banyak ditempat (disebut nodes atau penambang), bersifat immutable (tidak bisa diedit, tidak bisa dihapus), append only (hanya bisa ditambahkan), block yang satu terhubung dengan block sebelum dan sesudahnya secara kriptografik. Karakter ini mengakibatkan cost to do fraud menjadi sangat tinggi jika dibandingkan dengan database konvensional.

 

Blockchain Adalah Rantai Blok

Teknologi blockchain atau bahasa Indonesia “rantai blok” sebenarnya memiliki histori panjang dan melewati beberapa kali iterasi teknologi sebelum Satoshi Nakamoto mempublikasikan whitepaper Bitcoin yang didasarkan pada blockchain.

Satoshi saat itu, memikirkan bagaimana supaya orang bisa mengirimkan uang secara peer to peer tanpa melalui middleman atau perantara, yang dilatarbelakangi oleh kejatuhan Lehmann Brothers yang adalah bank top 5 di US.

Saat itu ia mengcopy database yang sebelumnya hanya dikuasai oleh segelintir orang (centralized), dicopy identik ke banyak tempat yang berfungsi sebagai validator, yang saat ini di blockchain selain Bitcoin, biasa disebut block producer. Lihat visualisasi di bawah ini (cek juga next slide)

Bukan hanya mencopy data identik ke banyak tempat, databasenya juga dibuat saling terhubung satu sama lain seperti gambar di bawah ini. Di mana hash dari suatu block akan ada pada block berikutnya. Hal ini mengakibatkan jika hacker ingin mengubah nilai dari block 10 di block producer (nodes/miner) A, ia harus meng-hack juga block 1-9, bukan cuma di block producer A saja, jika jaringan blockchain memiliki 30 block producer, ia harus mengubah block 1-9 di minimal 51% total block producer yang merupakan hal yang tidak praktis dilakukan.

Penggambaran database blockchain :

gambar blockchain

Dengan karakter database baru tersebut, ternyata memiliki banyak benefit baru yang tidak ada di teknologi sebelumnya. Secara singkat, value dari teknologi blockchain menurut Deloitte adalah sebagai berikut :

 

keuntungan dan kegunaan

Blockchain adalah teknologi yang berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap platform teknologi superbesar

Seharusnya, pemerintah negara manapun kuatir jika UKM (penyumbang > 60% perekonomian nasional) memiliki ketergantungan sangat tinggi kepada platform teknologi global, dalam hal berbisnis, bahkan ketika UKM ini beriklan secara lokal.

Internet yang ada saat ini (web 2) seperti “Disneyland”, jika Anda membangun restoran di Disneyland, dan sukses, Disneyland melihat Anda mendapatkan keuntungan terlalu banyak, mereka akan meningkatkan biaya sewa Anda dan merubah aturan yang ada, bahkan bisa jadi membuat restoran sendiri dengan posisi yang lebih strategis.

Struktur web 2 yang dibangun di atas HTTP yang tidak memiliki fitur native untuk menyimpan value. ternyata memiliki efek negatif munculnya aplikasi atau platform super besar yang bersifat centralized mempunyai daya tawar tanpa batas baik itu kepada user, juga kepada developer pihak ketiga.

Awalnya platform teknologi ini menarik user dan developer (cooperating) sebanyak banyaknya untuk datang, namun dengan berjalannya waktu platform teknologi ini akan bersaing (competing) dengan developer, juga user – seperti halnya contoh Disneyland di atas.

manfaat blockchain untuk UKM
sumber gambar : Chris Dixon

Dengan menguasai, mengontrol data user, perusahaan teknologi ini juga mengontrol semua interaksi di antara user di platformnya, kemampuan dari user untuk keluar platform lalu pindah ke platform lainnya, ability dari para content creator dalam hal discovery dan mendistribusikan konten, hubungan di antara 3rd party developerdan user, juga aturan main di dalam platform – mereka bisa setiap saat mengubah aturan main dalam platform mereka tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Beberapa contoh dari relationship attract ke extract (alias contoh Disneyland di atas) adalah adalah Twitter vs Aplikasi client pihak ke-3, Microsoft vs Netscape, Google vs Yelp, Facebook vs Zynga, .

Kasus yang disebut di atas di mana platform yang bersifat centralized, dengan berjalannya waktu justru berkompetisi dengan para kontributornya, sejauh ini tidak terjadi di jaringan blockchain karena platform blockchain yang bersifat decentralized (tidak dikontrol oleh 1 individu, entitas atau perusahaan) bisa selaras dengan partisipan jaringannya untuk bekerja sama mencapai satu tujuan yaitu pertumbuhan jaringan blockchain dan kenaikan harga token.

Perusahaan blockchain secara fundamental memiliki perbedaan dengan platform-platform teknologi besar yang bersifat centralized (seperti disebut di atas), antara lain menggunakan mekanisme konsensus untuk memaintan dan meng-update state, penggunaan crypto (token atau coin) untuk memberikan insentif bagi partisipan konsensus (miner/block producer/validator) dan partisipan network lainnya – berbeda dengan perusahaan platform teknologi besar yang mencari keuntungan sebesar besarnya bagi pemegang saham.

Baca : Perbedaan token dan coin

Teknologi blockchain bisa diterapkan di banyak industri

Blockchain bukan hanya digunakan untuk membuat cryptocurrency saja, tetapi  bisa diterapkan di banyak industri. berikut ini adalah tabel blockchain opportunities by industrial sector menurut Mckinsey (2018).

Manfaat blockchain untuk industri di Indonesia

Tabel di atas dibuat tahun 2018 , tentu Anda tahu sendiri bahwa dunia blockchain memiliki perkembangan sangat cepat. Bisa saja di tahun-tahun ke depan dampak teknologi blockchain di sektor property meningkat melewati sektor technology, media dan telecom.

Blockchain adalah inovasi yang bisa memakmurkan bangsa

Blockchain roadmap nasional telah disusun di Australia, India, China, Di USA masih tahap pembicaraan dengan DPR, mengapa teknologi blockchain banyak dibicarakan ?

Almarhum. Dr.Clayton Christensen (penulis buku klasik innovator dillemma) lewat buku “Prosperity Paradox” membagi inovasi ke beberapa jenis, di mana Ia menjelaskan mengapa banyak investasi dalam menumbuhkan ekonomi ternyata telah gagal dalam membangun kesejahteraan & kemakmuran berkelanjutan dan lewat buku ini ia menawarkan solusi untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

blockchain innovation Indonesia

Blockchain sendiri, menurut saya  masuk ke kategori “market creating innovation” karena bisa membuka market-market baru dengan kemampuan blockchain dalam melakukan tokenisasi dan smart contract. Membuat produk yang sebelumnya hanya bisa diakses oleh pasar tertentu, menjadi terbuka untuk lebih banyak orang, yang pada akhirnya membuka banyak lapangan kerja baru. Untuk lebih lengkapnya Anda bisa baca di Hackernoon atau Codepolitan.

 

Blockchain Adalah Layer Value yang hilang dari internet

Inovasi teknologi yang dihasilkan dari munculnya internet adalah membuat data dan konten menjadi murah, selalu tersedia juga bisa dicopy tanpa batasan. Inovasi hebat ini membuka dunia baru, informasi yang sangat murah dan hidup manusia kini menjadi lebih baik karena hal tersebut.

investasi blockchain

Akan tetapi, uang , juga “value” (sesuatu yang bernilai) tidak boleh memiliki sifat “bisa dicopy tanpa batas”, justru sebaliknya, uang harus langka, sulit/terbatas dan mahal untuk diakses.

Platform blockchain seperti Bitcoin, Vexanium (platform blockchain Indonesia) bisa memberikan digital scarcity untuk aset digital dan menjadi value layer bagi internet dan menggunakan protokol di bawah HTTP untuk membuat jaringan yang me-manage digital value.

 

teknologi blockchain vexanium

 

Teknologi blockchain memungkinkan dilakukannya tokenisasi 

“Tokenisasi adalah representasi dari sebuah aset (sesuatu yang punya nilai) yang ada di dunia nyata menjadi aset dunia digital”

Arti tokenisasi adalah proses di mana berbagai bentuk aset dikonversi menjadi token yang bisa dengan mudah dipindahkan, disimpan dan direcord di dalam blockchain. Tokenisasi merupakan istilah dari konversi sebuah value dari suatu object (mis.lukisan, atau carbon credit) menjadi sebuah token yang bisa ditransfer dan dimanipulasi di dalam sistem blockchain.

Bagaimana tokenisasi bekerja ? 

Dunia ini memiliki banyak jenis aset yang sukar untuk dibagi-bagi / dipecah-pecah, ditransfer, di mana si pembeli dan penjual umumnya melakukan transaksi dengan mengandalkan kertas dan tinta basah yang merepresentasikan aset-aset tersebut, akan tetapi transaksi dengan kertas banyak melibatkan perjanjian legal yang menyulitkan untuk melakukan transfer dan seringkali sulit untuk melakukan tracking. Proses tokenisasi membuatnya jadi lebih mudah dengan merubah semua proses ini menjadi barisan-barisan transaksi di browser blockchain. Karakter blockchain yang bersifat immutable, biaya tinggi untuk melakukan hack, trusted data, transparan menjadi cocok untuk melakukan transaksi dengan value tinggi.

Apa saja yang bisa ditokenisasi di blockchain ? bisa dibilang, hampir semua aset. baik itu tangible, atau intangible.

Aset Tangible :  Emas, gandum, perak, properti / rumah, kaos (misal : Genesis shirt – https://www.saintfame.com/FAME) , kaos kaki (Unisocs edition 0 – https://dappboi.com/), Diamond (https://www.tracr.com/). Potentially, semua yang dianggap punya kelangkaan / scarcity. Kenapa bisa ada kaos kaki dan kaos ? lihat saja di Jakarta juga ada event sneakers yang satu sepatu harganya sampai jutaan.

Aset Intangible : Lukisan, Musik, Copyright, Digital content (https://creaproject.io/), Effort (https://dappboi.com/ – BOI – 1 hour of design work) dan sebagainya.

Apa saja keuntungan dilakukannya tokenisasi di dalam blockchain ?

tokenisasi dengan blockchain

Teknologi blockchain memungkinkan eksekusi smart contract

Smart contract adalah kode-kode yang mencerminkan business logic yang pada intinya melakukan 3 fungsi : menyimpan rule, memverifikasi rula, bersifat self executable.

Smart contract bisa mengeksekusi dirinya sendiri berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli yang tergambar dalam barisan kode yang disimpan dalam jaringan blockchain yang bersifat distributed dan decentralized.

Smart contract menjamin dijalankannya transaksi dan agreement melalui banyak pihak (penambang/block producer) tanpa membutuhkan central authority, sistem legal atau mekanisme enforcement eksternal, melalui teknologi blockchain yang bersifat bisa di track, transparant dan tidak bisa di reverse.

smart contract blockchain

 

Blockchain adalah teknologi yang merevolusi sistem pencatatan

Revolusi sistem pencatatan bukanlah hal yang remeh, salah satu contoh revolusi pencatatan adalah munculnya double entry accounting system  pada kisaran 1949 mengupgrade sistem yang ada saat itu yaitu single entry accounting system. Dengan double entry accounting saat itu memungkinkan berdirinya perusahaan alias mulai lahirnya era kapitalisme.

Dengan teknologi blockchain, ke depannya akuntansi akan memiliki sistem triple entry accounting, di mana data akuntasi diinput ke dalam blockchain yang bersifat immutable (tidak bisa diedit, tidak bisa diubah).

 

blockchain untuk akunting dan auditing

Apakah teknologi blockchain akan menghasilkan perusahaan jenis baru ? saat ini sudah, lihat saja banyak perusahaan melakukan fundraising melalui blockchain yang bersifat borderless. Token yang dibuat di atas blockchain juga bisa digunakan untuk memberikan insentif kepada developer dalam mengembangkan protokol seperti Vexanium, yang mana para developer

 

Kenapa Teknologi Blockchain itu Penting ? Mari Belajar dari Sejarah

Teknologi blockchain itu penting.

Kenapa ?

Mari kita belajar dari sejarah internet yang memiliki kesamaan dengan teknologi blockchain sebagai network yang memiliki sifat terdistribusi, decentralized & permisionless (tidak membutuhkan ijin).

Di kisaran 1993, orang di USA mulai membicarakan internet. Kenapa internet itu penting ?

Karena internet memiliki sifat : distributed, decentralized, permisionless (tidak perlu ijin),  setiap orang bisa membuat aplikasi apapun di atasnya, tanpa harus meminta ijin dari perusahaan / operator telepon.

Di tahun 1993, aplikasi yang ada di dunia saat itu hanya 3% yang dibangun di atas internet dan terlihat tidak begitu penting.

Tetapi kalau kita lihat sekarang di 2020, semua aplikasi yang ada sekarang adalah kotak kecil warna ungu (www) di pojok kanan atas di gambar berikut ini.

kenapa blockchain itu penting

Melihat sejarah dari internet sejak 1993, bagaimana kita akan menebak masa depan teknologi blockchain ?

Yang paling penting dari semuanya adalah kemampuan (capability) internet yang tidak dimiliki teknologi lainnya di era tsb (1993). Bahkan karena kemampuan dari www atau internet, Facebook & Google bisa dibangun di atasnya yang merupakan jaringan yang bersifat distributed, decentralized, permisionless.

Lalu bagaimana dengan crypto dan teknologi blockchain ? apa sih yang membuat blockchain penting ?

Karena crypto dan teknologi blockchain bersifat : distributed, decentralized, permisionless (tidak perlu ijin) di mana setiap orang bisa membuat aplikasi apapun di atasnya, tanpa ijin dari perusahaan lain, dengan sistem trust, sistem value exchange dan payment yang bersifat native. (yang saya merahkan, tidak ada di internet).

(note : “native” memiliki arti “sudah dari sononya”, “sudah di-embed dari awalnya)
Jika kita belajar dari sejarah internet, yang terpenting adalah keunikan/kemampuan yang tidak dimiliki oleh teknologi lain.

Dengan kemampuan yang unik dari aplikasi blockchain, yang punya sistem trust,payment & value exchange yang native, banyak VC teknologi memiliki visi bahwa blockchain bisa memberikan value baru dan meaning-meaning baru bagi teknologi, termasuk Decentralized Finance (DeFi) yang booming di 2019 dan awal 2020.

Blockchain dan crypto, kemungkinan adalah teknologi yang bisa “move walls and change assumption”, bahkan mungkin bisa me-reset market, karena setiap ada perubahan fundamental dari teknologi, pasar akan “bergoyang” dan muncul perusahaan-perusahaan jenis baru dari disrupsi teknologi yang terjadi.

 

 

Related articles

instagram censored - blockchain tech

Teknologi Blockchain Jadi jawaban atas Dihapusnya Akun Meme di Instagram

  Instagram pada tanggal 29 Juli baru saja melakukan pembersihan besar-besaran pada platformnya yang menyebabkan akun-akun khusus meme hilang. Skandal itu menggarisbawahi mengapa kita membutuhkan alternatif dari Instagram untuk melindungi meme kita yang berharga. Instagram terlibat dalam skandal setelah menghapus sekitar 30 aku meme yang digabungkan memiliki total 33 juta pengikut. Halaman-halaman tersebut dihapus karena […]

kapan menggunakan blockchain

Use Case Blockchain – Kapan Menggunakan Blockchain dan Kapan Tidak ?

Apakah Anda perlu menggunakan blockchain dalam segala situasi ? Kapan tidak ? Baca juga : mengenal teknologi blockchain sebagai P2P decentralize network Ada beberapa pertanyaan yang perlu Anda tanyakan untuk mendapatkan kesimpulan apakah Anda perlu menggunakan blockchain ? Database. Apakah Anda perlu menggunakan database yang aman di segala sisinya dan di semua end pointnya ? […]

16 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *