Case Study Implementasi Blockchain di Military Defense – Liputan Khusus Blockjakarta 2019

Blockchain di industri pertahanan - military defense

 

Colonel Dr.Ir. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, ST,MT,IPM yang menjabat sebagai communications & electronics services, Indonesian Air Forces, di event BlockJakarta 2019 memberikan pemaparan tentang case study blockchain di dunia pertahanan atau military defence.

Artikel lainnya dari blockjakarta 2019 bisa Anda baca di sini.

Beberapa karakter dan fitur teknologi blockchain antara lain cryptosecured – hash yang merefer pada block sebelumnya, one way encrypted, consensus, immutable, decentralized, not on one control sehingga bisa fault tolerance, attack resistance dan collusion resistance, distributed Peer to Peer, minting genesis – provenance.

Tetapi kekuranngan dari blockchain antara lain lack of focus, work duplication dan slow. Kita berlari sendirian dibandingkan lari bergandengan tangan lebih cepat mana ? sudah jelas lebih cepat lari sendiri.

Kelebihan dari teknologi blockchain antara lain availability, cost reduction, expandability, improved performance, local autonomy, reliability, scalability dan shareability.

Beberapa case blockchain di military defense antara lain :

  • Command and control in autonomous and joint operation,
  • Weapon system procurement
  • Weapon system supply chain and maintenance
  • Cyberspace operation dan secure messaging system.

Dalam militer kadang terjadi friendly fire di lapangan, kadang perintah dari atas ke bawah tidak tersampaikan. Blockchain bisa membantu pesan tersampaikan dengan lebih valid.  Secure messaging enabled by blockchain telah diterapkan di beberapa negara

Dalam navigasi pesawat dan system keamanan udara, data yang disampaikan oleh air navigation ke pihak-pihak yang berkepentingan tidak boleh berubah. Kalau bisa berubah, sebuah pesawat bisa saja ditembak jatuh karena termasuk unidentified airplane. Data tidak berubah merupakan fitur immutability dari blockchain.

Dalam proses procurement weapon system, kadangkala dalam proses tender ada bisnis titipan, dengan adanya blockchain, kalau ada suatu proses yang tidak beres, kita bisa membuka historinya berkat karakter immutable dan timestamp dari blockchain.

Dalam proses weapon system maintenance, kita bisa memasukkan technical specification dan operational requirements yang dibutuhkan ke dalam blockchain, lalu blockchain berperan untuk memastikan bahwa part yang dikirim sudah benar diperbaiki sesuai yang diinginkan customer dan dikembalikan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Namun tantangannya juga ada banyak, misalnya adaptasi teknologi yang butuh waktu, skill, regulasi, proses informasi yang lambat, jaringan blockchain ini bisa menjadi sangat besar, sehingga akan menjadi pekerjaan rumah untuk memastikan proses konfirmasinya cepat – kita akan butuh jaringan yang cepat.

 

Baca juga informasi lain tentang blockchain di Indonesia

Untuk Mengedukasi Mass Market, Anda Harus Membangun Killer App – Bekraf di Blockjakarta 2019

 

Kemenko Ekonomi Berminat Sediakan Pulau Khusus Blockchain – Liputan Khusus BlockJakarta 2019

 

 

Related articles

Oscar Darmawan Membicarakan Keadaan Teknologi Blockchain di Indonesia saat ini

Pada tanggal 2 Mei 2019 di acara BlockJakarta 2019, Oscar Darmawan yang merupakan CEO dari Indodax, membicarakan mengenai keadaan atau status teknologi blockchain di Indonesia saat ini. Oscar mengutip pernyataan dari presiden Indonesia saat ini, yaitu Joko Widodo, bahwa “revolusi industri 4.0 merupakan hal yang sangat penting bagi generasi milenial di Indonesia untuk mengerti dan […]

russia blockchain

Bank Investasi Terbesar Rusia : Yang Tidak Berurusan Dengan Blockchain Hari Ini, Akan Berakhir di Zaman Batu Dalam 20 – 30 tahun

Berdasarkan video yang dirilis pada akhir Desember 2019 oleh Vicenews, Rusia secara serius mempertimbangkan blockchain secara sedemikian rupa sehingga kepala Bank Investasi Terbesar Rusia, Sergey Gorkov, telah berinvestasi pada orang yang kita kenal, Vitalik Buterin.   Mereka yang tidak berurusan dengan Blockchain hari ini, akan berakhir di Zaman Batu dalam 20-30 tahun. – Sergey Gorkov […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *