Blockchain dan Crypto Indonesia

Fine Wine Menjadi Sekuritas Pertama Yang Ditokenisasi Di Bawah Undang-Undang Blockchain Swiss Baru

Sygnum, perusahaan keuangan aset digital dengan lisensi perbankan Swiss telah mentokenisasi aset pertamanya di bawah undang-undang baru negara yang membahas penggunaan Distributed Ledger Technology (LDT). Bank Sygnum bekerja sama dengan Fine Wine Capital AG untuk mentokenisasi serangkaian “anggur berkualitas yang dapat menjadi investasi”, dengan mengeluarkan token yang merepresentasikan aset alkohol di platform Desygnate Sygnum.

Baca juga : Apa itu tokenisasi

Langkah ini sendiri mungkin dilakukan karena adanya undang-undang baru yang akan efektif mulai 1 Februari sehingga Sygnum dan Free Wine Capital dapat mendaftarkan dan mentransfer aset mereka yang sudah ditokenisasi tanpa adanya kekhawatiran akan konsekuensi hukum apapun.

Undang-undang tersebut diharapkan dapat menghubungkan barang-barang mewah seperti berlian dan anggur mewah ke kelompok investor yang lebih besar dengan meningkatkan aksesibilitas dan likuiditas aset tersebut dengan menggunakan teknologi blockchain.

“Tokenisasi dari aset anggur memungkinkan kami untuk memperluas basis investor kolektor pribadi kami menjadi investor swasta dan institusional baru,” ucap Alexandre Challand yang merupakan salah satu pendiri Fine Wine. “Hal ini juga memberikan kesempatan kepada investor untuk menyimpan, memperdagangkan atau meminta pyshical settlement dari aset unik ini dengan cara yang efisien.”

Tokenisasi aset yang diterbitkan pada Desygnate memiliki catatan kepemilikan yang tercatata di buku besar blockchain dan hal ini merupakan hal yang terikat secara hukum. Hak kepemilikan dapat dialihkan kepada orang lain hanya melalui sistem DLT berdasarkan undang-undang baru Swiss.

“Ketentuan hukum yang mulai berlaku hari ini memastikan bahwa tokenisasi aset sekarang menjadi alternatif yang layak untuk sekuritas tradisional.” ucap Gino Wirthensohn yang merupakan Head dari regtech Sygnum.

Hal ini pertama kali diusulkan oleh Dewan Federal Swiss pada tahun 2019, usulan ini melalui proses legislatif yang ketat sebelum akhirnya melewati lower dan upper chambers di musim panas lalu. Fase kedua akan mulai berlangsung di awal Agustus yang akan membahas infrastruktur di industri keuangan.

 

Informasi lainnya

Pengetahuan Dasar Tokenisasi dan Smart Contract Blockchain (Video Replay)

Exit mobile version