MetaMask: Dompet Kripto Populer dengan Reputasi Bermasalah

MetaMask adalah dompet kripto non-kustodian yang populer, memungkinkan pengguna untuk mengelola aset digital mereka di blockchain Ethereum dan kompatibel dengan jaringan EVM (Ethereum Virtual Machine) lainnya.

Meskipun popularitasnya, MetaMask sering dikritik dan disebut sebagai “dompet kripto terburuk” karena beberapa alasan:

Keamanan Metamask

  • Ketergantungan pada ekstensi browser: MetaMask beroperasi sebagai ekstensi browser, yang membuatnya rentan terhadap malware dan ekstensi berbahaya lainnya.
  • Titik kegagalan tunggal: Jika ekstensi MetaMask Anda terhapus, rusak, atau dicuri, Anda dapat kehilangan akses ke aset kripto Anda.
  • Kunci privat disimpan di perangkat pengguna: MetaMask tidak menyimpan kunci privat pengguna, namun ini berarti pengguna bertanggung jawab penuh atas keamanan kuncinya. Kehilangan kunci privat dapat mengakibatkan hilangnya aset kripto permanen.
  • Riwayat pelanggaran keamanan: MetaMask pernah mengalami beberapa pelanggaran keamanan di masa lalu, meskipun mereka telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanannya sejak saat itu.
  • Hampir tidak ada alert / warning scam sebelum transaksi : Beberapa wallet lain seperti Rabby wallet sudah sejak awal (2023 awal) memiliki fitur ini yang tidak dimiliki oleh Metamask

Kemudahan Penggunaan

  • Antarmuka yang rumit: Bagi pengguna baru, antarmuka MetaMask dapat membingungkan dan sulit dinavigasi.
  • Kurangnya fitur: MetaMask tidak menawarkan beberapa fitur yang tersedia di dompet kripto lain, seperti pemindaian QR code untuk pembayaran dan integrasi dengan dApps (aplikasi terdesentralisasi).
  • Kesalahan umum: Pengguna MetaMask sering mengalami error dan bug, yang dapat menyebabkan frustrasi dan kesulitan dalam mengelola aset kripto.

Biaya

  • Biaya gas tinggi: MetaMask membebankan biaya gas untuk setiap transaksi yang dilakukan di blockchain Ethereum. Biaya ini dapat bervariasi tergantung pada tingkat kemacetan jaringan dan dapat menjadi sangat tinggi.
  • Biaya tersembunyi: MetaMask juga membebankan biaya tersembunyi untuk beberapa transaksi, seperti penukaran token.

Privasi

  • Pengumpulan data: MetaMask mengumpulkan data pengguna, seperti alamat IP dan alamat dompet, yang dapat digunakan untuk melacak aktivitas pengguna di blockchain.
  • Keterkaitan dengan Meta (Facebook): MetaMask dikaitkan dengan Meta (sebelumnya Facebook), yang menimbulkan kekhawatiran tentang privasi dan potensi penyalahgunaan data.

Alternatif

Terdapat beberapa dompet kripto alternatif yang menawarkan keamanan, kemudahan penggunaan, dan fitur yang lebih baik dibandingkan MetaMask, seperti:

  • Trust Wallet: Dompet non-kustodian dengan antarmuka yang ramah pengguna dan dukungan untuk berbagai blockchain.
  • Exodus: Dompet non-kustodian dengan antarmuka yang intuitif dan fitur bawaan untuk menukar dan staking kripto.
  • Ledger: Dompet hardware yang aman untuk penyimpanan aset kripto offline.
  • Rabby wallet : Wallet terbaik saat ini

Meskipun MetaMask merupakan dompet kripto populer, terdapat beberapa kekurangan dan risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakannya. Pengguna harus mengevaluasi kebutuhan dan preferensi mereka dengan hati-hati dan memilih dompet kripto yang paling sesuai dengan profil risikonya.