Mengenal Stablecoin Indonesia : Rupiah Token (IDRT)

Rupiah Token (IDRT) baru-baru ini memberitakan akan tersedia di blockchain Vexanium beserta ekosistem decentralized Finance Vexanium seperti Vyndao, UNYDex (Decentralized Exchange) , Vexswap (Automated Market Maker)

Baca Juga : Mengenal 3 Project Decentralized Finance (DeFi) Indonesia

stablecoin rupiah

Apa itu Rupiah Token ?

Rupiah Token adalah stablecoin pertama yang mematok nilainya ke IDR dengan perbandingan 1:1 dan bersifat blockchain agnostic, atau berada di lebih dari 1 blockchain yang salah satunya adalah Vexanium.

Baca juga : Apa itu Stablecoin ?

Masalah apa yang diselesaikan rupiah token ?

Setidaknya ada 3 masalah yang dicoba diselesaikan oleh Rupiah Token (IDRT), antara lain :

  1. Jika tidak ada stablecoin IDR, trader crypto Indonesia harus melewati user journey yang complex untuk melakukan trading dan juga likuiditas yang rendah.
  2. Tanpa stablecoin IDR dan menggunakan sistem finansial tradisional yang tersentralisasi, pengiriman uang ke luar negeri akan melalui begitu banyak intermediary yang memakan waktu (2-5 hari) dan biaya tinggi (bisa sampai 20 USD per transfer).

Apa arti 1:1 di Rupiah Token ?

Arti 1:1 adalah jika ada pengguna crypto mengambil atau membeli 1 idrt, maka tim IDRT akan mengambil juga 1 rupiah dan mengamankannya

IDRT Rupiah Token

Apakah Rupiah Token resmi ?

Rupiah Token atau IDRT seperti halnya Vexanium (VEX) telah terdaftar sebagai salah 1 dari 229 aset kripto yang diperdagangkan di Indonesia