Teknologi Blockchain Jadi jawaban atas Dihapusnya Akun Meme di Instagram

 

instagram censored - blockchain tech

Instagram pada tanggal 29 Juli baru saja melakukan pembersihan besar-besaran pada platformnya yang menyebabkan akun-akun khusus meme hilang. Skandal itu menggarisbawahi mengapa kita membutuhkan alternatif dari Instagram untuk melindungi meme kita yang berharga.

Instagram terlibat dalam skandal setelah menghapus sekitar 30 aku meme yang digabungkan memiliki total 33 juta pengikut. Halaman-halaman tersebut dihapus karena ‘melanggar aturan’.  Instagram mengklaim bahwa akun-akun tersebut bertanggung jawab telah menjual nama pengguna dan juga ‘secara curang’ mendapatkan akun Instagram lainnya.

Banyak Akun Meme Besar Menghilang

Banyak akun meme Instagram yang telah diblokir tanpa alasan.

Juga diketahui bahwa beberapa halaman meme ini menghasilkan banyak uang. Misalnya, ‘Craig’ (@autist) berusia 18 tahun menghasilkan $ 30.000 dari halamannya dan mengklaim ia menabung untuk kuliah dengan uang itu.

Tampaknya banyak akun meme yang masih bingung mengapa mereka dihapus dari Instagram. Selain itu, mereka tidak diberi peringatan sebelumnya sehingga mereka terkejut menemukan bahwa akun mereka dihapus tanpa penjelasan.

Cukup lucu, sebagai cara untuk nampak bekerja sama dengan Instagram, beberapa akun meme terpaksa menggunakan media sosial raksasa itu. Seperti yang ditulis pengguna @godsbleach dalam bio-nya: “I LOVE INSTAGRAM @instagram I LOVE APP YOU AMAZING.”

Platform Meme yang Terdesentralisasi

Mari kita pertimbangkan sejenak alternatif untuk Instagram. Di mana satu entitas tidak dapat secara sewenang-wenang memblokir akun tanpa alasan yang tepat. Ini pada dasarnya akan menjadi tahan sensor dan salah satu alternatif di mana para pecinta meme bisa menyebarkan konten terbaik mereka.

Gagasan seperti itu bukannya tidak memungkinkan. Beberapa platform baru-baru ini bermunculan, dibangun di atas berbagai jaringan berbasis blockchain, menamakan diri mereka “alternatif terdesentralisasi” dari Facebook, Instagram, dan Twitter. Namun, para platform terdesentralisasi ini masih harus berbenah diri karena user interfacenya belum banyak dipahami oleh orang kebanyakan. Selain itu tidak satu pun dari mereka yang didedikasikan untuk meme.

Namun, seperti yang ditunjukkan oleh pembersihan Instagram, meme berada dalam bahaya. Apalagi meme itu berharga. Lihat saja PepeCash, walaupun market crypto mengalami penurunan, sekarang PepeCash bernilai sekitar $ 8 juta dan berfungsi sebagai ‘mata uang’ untuk seluruh direktori Pepe yang langka.

Intinya adalah, kita membutuhkan platform di mana kita dapat berbagi meme ( gambar dan video, secara umum) secara bebas tanpa takut akun kita dimasukkan dalam daftar hitam, dilarang, atau dibungkam.

Instagram telah membuktikan dengan pembersihan baru-baru ini bahwa ia secara sewenang-wenang menghapus akun. Apakah Anda pikir Instagram akan lebih lanjut mencekal lebih banyak akun meme? Apakah ini hanya awal dari penghapusan banyak akun meme yang lebih besar?

 

Info lainnya tentang Blockchain

Apa Sajakah Manfaat dan Kelebihan Dari Teknologi Blockchain ?

 

Use Case Blockchain – Kapan Menggunakan Blockchain dan Kapan Tidak ?

 

Related articles

blockchain - sentral bank - asia tenggara

Berbagai Inisiatif Bank Sentral Asia Tenggara Dalam Teknologi Blockchain

  Melayani sistem antar bank, meningkatkan efisiensi antarbank dan settlement internasional bagi masyarakat yang tidak memiliki rekening bank adalah fokus utama dari inisiatif bank sentral     Otoritas finansial di seluruh Asia Tenggara sedang serius mempelajari teknologi blockchain dan mata uang digital sebagai cara untuk membantu orang miskin mendapatkan akses yang lebih baik ke layanan […]

revolusi industri 4.0

Yang Perlu Diketahui Programmer Tentang Revolusi Industri 4.0

    Vexanium.com adalah indonesia public blockchain platform yang mendukung terjadinya revolusi industri di Indonesia. Vexanium menggunakan bahasa pemrograman C++ , yang merupakan bahasa pemrograman yang sangat populer dan banyak dipelajari oleh mahasiswa di Indonesia, selain C++, bahasa pemrograman lain yang juga digunanakan adalah Phyton dan WebAssembly.   Dengan teknologi blockchain, uang menjadi “programmable”   Revolusi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *