Tether (USDT) Digital Akan Meluncurkan Yuan Sebelum PBOC

tether cnht

 

Perusahaan kontroversial Tether Limited telah mengumumkan bahwa mereka memperluas daftar stablecoin dengan meluncurkan digital currency yang didukung yuan (CNHT), bahkan sebelum People Bank of China (PBOC).

Perusahaan Hong Kong ini mengatakan bahwa mereka akan dipatok 1:1 ke yuan Cina. Seperti stablecoin USDT yang populer, yang didukung oleh dolar AS, itu akan menjadi token ERC20 di atas blockchain Ethereum.

Pengumuman ini mengikuti beberapa tahun debat terkait korelasi antara yuan Tiongkok dan bitcoin. Banyak analis percaya bahwa investor di China menggunakan Bitcoin sebagai alat melawan kontrol arus modal oleh negara. Dan depresiasi nilai yuan telah mendorong mayoritas dari mereka untuk membuang aset berbasis yuan atau yuan mereka untuk bitcoin.

Tether tampaknya mendapatkan keuntungan atas kekhawatiran dari ekonomi yang suram – terutama oleh sengketa perdagangan AS-Cina yang sedang berlangsung. CNHT berjanji untuk menghilangkan kebutuhan untuk menukar yuan. Ini bisa menawarkan likuiditas yang lancar antara dua mata uang, mengingat investor percaya Tether untuk mempertahankan patokan 1: 1 terhadap yuan.

CNH merepresentasikan ekspansi dari kemampuan Tether dalam memfasilitasi penggunaan digital dari uang tradisional seperti  US dollar (USDT) dan euro (EURT), Tether juga menginformasikan alamat smart contract pada pengumuman mereka, yang menunjukkan jumlah total token CNHT yang dikeluarkan.

 

KONTROVERSI LAIN

Meskipun menjanjikan, CNHT memastikan untuk menjadi bagian dari kontroversi Tether yang sudah menggelembung. Pada bulan April 2018, New York Attorney Journal (NYAG) mengajukan pengaduan terhadap rekan Tether Limited, BitFinex karena dituduh menutupi kerugian sebesar $ 850 juta dengan meminjam dari cadangan dolar Tether.

Pengacara Tether Limited kemudian mengakui bahwa kliennya telah melakukan kesalahan pada patokan 1:1 setelah memindahkan $ 850 juta ke BitFinex. Pada kenyataannya, membuat satu USDT $ 0,26 lebih murah daripada Tether menjualnya, yang bertentangan langsung dengan klaim mereka bahwa setiap USDT didukung oleh $ 1.

Kontroversi menggelembung tinggi setelah Tether mengatakan ia tidak memiliki hak kontrak, klaim hukum lainnya, atau garansi bahwa USDT bisa ditukar dengan dolar. Namun, hal itu tidak menggoyahkan kepercayaan trader pada stablecoin, dan telah proven dari meningkatnya demand selama puncak reli harga bitcoin tahun ini.

Tidak ada exchange yang mengumumkan dukungan untuk CNHT pada saat ini.

Related articles

perang dagang dan bitcoin

Goldman Sachs Memprediksi Perang Dagang AS-Cina akan Berlanjut sampai 2020, Apa Manfaatnya bagi Bitcoin?

Menurut prediksi Ekonom Global Investment Bank, Goldman Sachs, percaya perang dagang antara AS-Cina yang sedang berlangsung belum akan berakhir. Meskipun hal ini sudah merusak kepentingan ekonomi di kedua negara, namun akibat dari kurangnya resolusi mungkin akan menjadi bullish bagi Bitcoin. Cryptocurrency secara historis memiliki kinerja yang baik walau ketegangan geopolitik seperti saat ini sedang meningkat. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *