Trading Menjadi Kegunaan Utama Bitcoin, Menurut Pakar Crypto

CEO Luno Marcus Swanepoel mengatakan kepada CNBC bahwa saat ini, Bitcoin sebagian besar digunakan untuk Trading. Oleh karena itu, Hal terbaik bagi mereka yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka adalah dengan investasi alternatif.

Baca juga : Apa itu Bitcoin

Swanepoel mengkonfirmasikan hal apa yang sudah kita ketahui: Bitcoin terutama merupakan kendaraan spekulatif untuk trading, dan itulah mayoritas yang digunakan orang saat ini. CEO Luni mengatakan kepada CNBC bahwa 90% orang yang menggunakan Bitcoin menggunakannya untuk investasi atau spekulasi. Hanya 10% dari mereka yang menggunakan Bitcoin saat ini untuk transaksi.

Bitcoin Sebagai Investasi Alternatif

Namun, Bitcoin dianggap sebagai investasi mungkin masih masuk akal mengingat kondisi ekonomi sekarang. Cryptocurrency terbaik telah membuktikan dirinya sangat responsif terhadap indikator makro dan menjadikannya sebagai alat yang berguna bagi institusional trader yang mencoba mengukur market. Panelis CNBC setuju bahwa lonjakan harga 2019 Bitcoin tampaknya “berkorelasi karakter aset beresiko .”

Apa yang tampaknya terlewatkan oleh Swanepoel, adalah bahwa sebagian besar Bitcoin tidak diperdagangkan. Jumlah ini hanya bertambah. Pada bulan Mei 2019, dilaporkan bahwa sekitar 10,5M Bitcoin belum bergerak setidaknya dalam setahun. Setidaknya 58% dari pasokan yang beredar dibekukan selama setahun, terus disimpan oleh holder yang serius.

Pada akhirnya, Swanepoel melihat siklus 10 atau 20 tahun dipasar cryptocurrency saat ini mengikuti tren yang lebih luas yang melampaui Bitcoin sebagai store of value jangka pendek spekulatif. CEO Luno juga berpendapat bahwa minoritas saat ini menggunakan Bitcoin sebagai ‘safe haven‘ jika dibandingkan dengan emas. Daya tarik utama aset adalah sebagai ‘alternative investment’ karena masuk akal untuk berinvestasi dalam jumlah kecil ke dalam cryptocurrency terlepas dari jenis portofolio yang Anda miliki.

Pendapat CEO Luno Tentang Libra dan Bitcoin Sebagai Aset Muda

Secara keseluruhan, point utamanya adalah bahwa Bitcoin masih merupakan asset berusia muda yang pada akhirnya harus membuktikan diri. Secara perlahan mengembangkan fundamental yang tepat untuk berfungsi sebagai store of value seperti emas, tetapi masih terlalu dini untuk berbicara tentang trend makro secara langsung sehubungan dengan harga Bitcoin.

Swanepoel juga sangat memuji cryptocurrency yang direncanakan Facebook, mengatakan kepada CNBC bahwa “dunia berkembang dan membutuhkan Libra.” Selama periode inflasi yang tinggi, ekonomi yang lebih kecil pada akhirnya akan menemukan fakta bahwa Bitcoin atau stablecoin seperti Libra pada akhirnya dapat menyelamatkan inflasi ekonomi yang tidak terkendali. Ini bisa menjadi alternatif yang lebih menarik untuk mengaitkan ekonomi seseorang dengan dollar, yang sudah memiliki ikatan politik dengan banyak negara.

 

Related articles

visa crypto

Blog Post Visa Mengungkap Proyek Mata Uang Digital di Masa Depan

Melihat potensi mata uang digital untuk mendemokratisasi pembayaran elektronik, raksasa jasa keuangan Visa muncul pada hari Rabu minggu lalu untuk melipatgandakan upayanya untuk “membentuk dan mendukung” cryptocurrency di “masa depan uang.” Sebelum Visa, beberapa hari sebelumnya Mastercard menyatakan ketertarikannya pada crypto. Tiga “key value” sekarang akan mengarahkan Visa dalam menjalankan playbooknya, antara lain : mempertahankan […]

hubungan pasar kripto dan resesi

Jika Terjadi Resesi Ekonomi, Maka Pasar Kripto Naik. Benarkah ?

  Sistem ekonomi tradisional memiliki banyak komponen, misalnya pasar saham, atau juga housing market / pasar perumahan. Pertanyaanya jika pasar ekonomi tradisional ini mengalami kejatuhan, mis. pasar saham crash, atau pasar perumahan / housing jatuh, apakah pasar kripto juga akan mengalami kejatuhan ? atau sebaliknya ? Baca Juga : Cara Trading Kripto, Hal-Hal Yang Perlu Anda […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *