Vexanium Gelar Konferensi untuk Mengedukasi Mahasiswa di Jakarta Mengenai Teknologi Blockchain

JAKARTA (29 Oktober 2019) – Vexanium Foundation akan berkerjasama dengan Nodes Community untuk menggelar konferensi blockchain yang bernama Nodes Blockchain Summit pada tanggal 18 November 2019. Acara privat (hanya untuk undangan) yang akan diadakan di Pique Nique, Jakarta Barat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat umum mengenai manfaat teknologi blockchain di masa depan.

Vexanium adalah public blockchain dari Indonesia yang membangun platform blockchain untuk memudahkan developer membangun decentralized apps (Dapps) di atasnya untuk bisa menikmati berbagai manfaat dari teknologi blockchain. Vexanium memiliki cryptocurrency dengan nama VEX dan telah diperdagangkan di berbagai crypto exchange di seluruh dunia.

acara vexanium indonesia public blockchain

Latar belakang dari acara ini adalah karena masih minimnya pengetahuan masyarakat luas mengenai teknologi blockchain yang digadang-gadang sebagai revolusi industri 4.0. Saat ini Indonesia sebagai negara berkembang belum tertinggal jauh dalam adopsi teknologi blockchain ini, hal ini terbukti dari maraknya acara-acara dengan topik blockchain beberapa tahun belakangan ini.

Target utama dari acara yang bertemakan “Powering the Future” ini adalah mahasiswa yang sedang menempuh studi di bidang ilmu komputer dan teknologi informasi. Harapannya adalah acara ini bisa menjadi media bagi mahasiswa tersebut untuk dapat mengenal industri blockchain agar menjadi bekal mereka untuk bersaing di skala internasional.

Dengan dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, ABI, dan APTIKNAS, acara ini akan dihadiri oleh Dr. Edi Prio Pambudi (Staf Ahli Bidang Hubungan Ekonomi dan Kemaritiman Kementerian Koordinator Bidang Perekenomian RI) dan CEO dari Vexanium Foundation yaitu Danny Baskara. Selain itu, Nodes Blockchain Summit juga akan diramaikan beberapa perwakilan dari perusahaan penggiat blockchain dan cryptocurrency di Indonesia, seperti Indodax, Rekeningku, Binance, Bit-Z, Coinone, Tokenomy, Digital Exchange, dan Zipmex.

Related articles

regulasi blockchain

Negara Kecil Menarik Startup Crypto Dengan Regulasi Yang Lunak

  Negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, dan lainnya masih belum menyetujui peraturan cryptocurrency, lain hal nya dengan negara-negara kecil seperti Malta, Belarus, Bahrain, dan lainnya telah menerapkan pedoman yang jelas untuk bisnis terkait bitcoin, membuat wilayah-wilayah ini menjadi sarang bagi para startup,menurut laporan Reuters pada 29 Juli 2019.   Negara Kecil Menarik Untuk Perusahaan […]

VGTC 2020

VGTC 2020 Tingkatkan Literasi Blockchain Ratusan Mahasiswa Yogyakarta

JAKARTA (2 Maret 2020) – Rangkaian acara Vexanium Goes to Campus 2020 (VGTC 2020) edisi Yogyakarta pada 24 Februari hingga 28 Februari 2020 lalu telah selesai. Peserta yang hadir dalam acara yang bertemakan “Industrial Revolution 4.0” ini berhasil mencapai total 460 peserta, yang terdiri dari 21 mahasiswa Universitas Gadjah Mada, 85 mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *